Pendampingan kegiatan Rencana Tindak Lanjut Kepala Sekolah dilaksanakan dari tanggal 2-4 September 2024, kegiatan ini mendatangkan narasumber langsung dari BBPPMPV Seni dan  Budaya Jogjakarta yaitu Bapak Khumaidi Usman, SE, M.Pd, pelaksanaan kegiatan dimulai pukul. 08.00 - 14.00 WIB selama 3 hari bertempat di  Ruang B210 di hari pertama, Ruang C301 Pada Hari kedua dan B210 di hari ke 3. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut diklat managerial kepala sekolah yang dilaksanakan  pada Bulan Mei 2024. Rencana Tindak Lanjut Kepala Sekolah ini mengusung tema tentang Raport Pendidikan di SMK PN 2 Purworejo, hal ini  karena SMK PN 2 Purworejo sebagai sekolah Pusat Keunggulan mempunyai target raport pendidikan tahun 2024 harus lebih baik dari tahun sebelumnya dimana kriteria tidak ada indikator dalam Raport Pendidikan yang berwarna kuning apalagi berwarna merah, upaya yang kami lakukan untuk mencapai target tersebut,  diantaranya dengan membedah raport tahun 2023 dan mensikapi indikator indikator raport yang masih berwarna kuning, maupun indikator yang capaiannya mengalami perubahan kurang baik dari tahun sebelumnya.

Langkah yang kami lakukan didampingi oleh fasilitator dari BBPPMPV Seni dan  Budaya Jogjakarta salah satunya adalah mengoptimalkan peran komunitas belajar di SMK PN 2 Purworejo. Komunitas belajar di sekolah sebagai penaggungjawab adalah Kepala Sekolah.   Kemudian dibuat  komunitas belajar dilingkup bawahnya yang terdiri dari komunitas belajar guru umum dengan koordinator Ibu Niken Respatiningrum, S.Pd, M.Pd , komunitas guru kejuruan Teknik Audio Video dengan koordinator Bapak Heru Budiariyanto, S.Pd, M.Pd, komunitas belajar kejuruan Teknik Kendaraan Ringan Otomotif  Bapak Catur Surasto, S.Pd, M.Pd dan komunitas belajar  kejuruan Teknik Pemesinan bapak Arifin Heru, S.Pd, serta komunitas belajar Teknik Sepeda Motor oleh Bapak Aris Wirasmoko. Komunitas belajar ini telah dituangkan dalam Surat Keputusan Kepala Sekolah,

 Komunitas belajar di SMK PN 2 Purworejo dipandu bagian Kurikulum Bapak Andi Prasetyo, S.Pd komunitas belajar ini sudah diintegrasikan melalui Paltform Merdekan Mengajar (PMM) dengan menggunakanakun belajar id masing masing bapak /ibu guru kegiatan ini diharapkan  semakin menguatkan  kombel tersebut, sehingga bapak/ibu guru akan semakin aktif dan inovatif dalam kegiatan pembelajarannya

Adapaun tujuan komunitas belajar diantaranya

 Peningkatan Pengetahuan: Komunitas belajar bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan bapak ibu guru.  . Dengan berbagi informasi dan pengalaman, anggota dapat belajar antar guru serta memperdalam pemahaman guru satu sama lainnya.

 Kolaborasi dan Dukungan: Komunitas belajar menyediakan lingkungan kolaboratif di mana anggota dapat saling mendukung, berbagi ide, dan memecahkan masalah bersama. Hal ini membantu menciptakan suasana yang kondusif untuk belajar dan berkembang.

 Pengembangan Keterampilan Sosial: Selain aspek akademis atau keterampilan profesional. Komunitas belajar membantu bapak/ibu guru  mengembangkan keterampilan sosial, seperti komunikasi, kerjasama, dan empati.

 Motivasi dan Inspirasi: Bergabung dengan komunitas belajar dapat meningkatkan motivasi pribadi dan memberikan inspirasi melalui interaksi dengan bapak ibu guru  yang memiliki minat dan tujuan yang sama.

 Penerapan Pengetahuan: Komunitas belajar mampu  memberikan kesempatan untuk menerapkan pengetahuan dalam proyek nyata atau kegiatan praktis, yang membantu bapak/ ibu guru  lebih memahami konsep dan keterampilan yang dipelajari.

Harapan besar kami dengan mengoptimalkan  komunitas  belajar maka akan mampu meningkatkan kualitas prooses pembelajaran dan mampu memberikan perbaikan layanan pendidikan pada peserta didik, Kurikulum merdeka memberikan keleluasaan pada bapak ibu guru untuk mengembangkan kreatifitas mengajar dengan orientasi pada peserta didik. Komunitas belajar ini menjadi salah satu alternatif bagaimana bapak ibu/guru bisa saling menguatkan untuk mengimplementasikan kurikulum merdeka dalam kegiatan pembelajarannya. Banyaknya  siswa siswi SMK PN 2 Purworejo yang memiliki keberagaman yang sangat kompleks baik dari sisi latar belakang keluarga, kemampuan akademik siswa maupun lingkungan tempat tinggal, siswa.Hal ini  sangat berpengaruh pada bagaimana mengimplementasikan kurikulum merdeka di sekolah. Dengan mengoptimalkan komunitas belajar maka berbagai permasalahan bapak/ibu guru pada saat melaksankan pembelajaran bisa terpecahkan dan berdampak pada siswa untuk memiliki semangat yang tinggi serta menemukan tempat yang nyaman untuk belajar. Guru di sekolah seperti  orang tua kedua dan rumah kedua bagi siswa - siswi untuk mengembangkan bakat serta minatnya melalui belajar di SMK PN 2 Purworejo.

Terimakasih

Salam….

By RW